Purnama💐

​Wahai purnama….

Maafkan diri yg tak pernah bisa berhenti berharap,

Maafkan diri yg tak pernah bisa berhenti mengiba pada Tuhan,

Tentang……

Perasaan yg selalu menggelayut di hati,


Wahai purnama…

Aku selalu menitipkan kenangan pada tetes embun pagi,

Juga pada segores lembayung senja,

Namun……

Mereka selalu berdusta,

Mereka tak pernah bisa melenyapkan dirimu di diriku,


Wahai purnama….

Seringkih inikah hati yg telah matii ???

Sebodoh inikah perasaan yg tak pernah bisa di ungkap, 

Bahkan……

Di raba sekalipun,


Lantas…..

Apa yg mestinya aku lakukan ??

Seberapa mampu aku mengacuhkan perasaan ini

Padahal……

Setiap saat perasaan itu tiba” muncul dan menampilkan mimik wajah dan dirinya di hadapanku,


Purnama….

Aku menyerah,

Aku terlalu lemah tersiksa rasa rindu yg tak pernah bisa aku artikan dengan aksara,

Aku menyerah kali ini dengan semua permainanmu,

Aku menyerah kali ini dengan situasiku,


Dan aku ingin…..


#lupakan !💐

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s