Takdir Tanpa Pikir💐


Betapa jalangnya diri
Memaksa sebuah takdir yg tak mungkin
Untuk terus berjalan beriring bersamaku
Dan bersahabat dengan diri yg tak terima akan takdir

Aku hancur…
Bertekuk lutut di bawah tangis menderas,
Melucuti setiap pedih dalam hati nan getas

Takdir apa ini ??
Di mana keadilan jika aku mencinta tapi takdir membenci ??
Sesakit inikah takdir yg harus aku jalani?
Sebisu inikah hati yg tlah mati?

Semua seakan memojokkan ku
Takdir jua, seakan menyeretku
Mencumbu pilu dalam sendu

Aku benci ini!
Aku benci memilih!
Sedang takdir tak pernah mau tau akan pedih,
Takdir selalu keras kepala
Tak akan paham akan durja
Pun hati yg lara…

Aku harus bagaimana??
Menekuk takdir, tapi aku tersingkir
Berjalan terus tanpa berfikir
Atau membiarkan semua berakhir

Ntah….

Raga Yang Memudar


Fajar kali ini berubah hitam
Merenggut bahagia menyisakan derita
Kala raga terasa kosong mlompong tak bernyawa
Menemukan jasadmu terbujur kaku terdiam seribu bahasa

Aku kira aku sekuat merapi
Yang berdiri kuat di luasnya alam ini
Aku kira aku sekuat mentari
Walau sendiri tapi mampu menyinari
bahkan walaupun musim berganti
Kamu tetap masih terasa disini

Aku rapuh
Aku goyah 
Aku tertatih
Merintih menahan perih

Dimanakah kamu?

Semua kini telah memudar
Pergi tanpa pesan
Semua kini telah hancur
Pergi keabadian.
Melebur menjadi kepingan lara
Aku kehilangan…

Perlahan ku tatap gemintang
perlahan ku menunggu bulan berputar
Kini aku merasa paling sepi
Paling tertatih, paling sendiri
Berdiri di tempat paling sunyi
Bersama lulabi elegi menemani

Akhirnya sayang,
Kenyataan akanmu hanyalah mimpi kosong.
Terlalu jauh aku terbang ke langit rindu
Hingga tak bisa merelakan waktu
Yang membawamu pergi dan menjauh.

Masih ku kenang hayatimu
Karena itu…
Bermainlah dengan bintang,
Rasakan lembut belaian awan,
Dan lihatlah aku…

Aku masih di sini…
Setia pada raga yg telah samar
Bernyanyi dengan ilalang,
Meski ku tahu betul
Semua tak lagi sama.

Mungkin memang
Aku akan menyusulmu, nanti.
Karena itu, tunggulah aku di singgasanamu
Bersama raga yg selalu aku rindu

Sayang💐

Terima kasih kepada kontributor:
1. @aksaramadhani – aksaramadhani.wordpress.com
2. @arshanovya – sastratika.wordpress.com

Move On Fi!!💐

​Masih teringat,
Satu dari ribuan janji yg terucap dari mulut manis
Aku tidak akan meninggalkan kita, katamu
Tapi….
Itu hanya ucapan tanpa tanda bukti
Bukan di atas lembaran kertas putih,
Tapi di atas angan.

Masa lalu telah menyeretku hingga aku benar benar tersungkur
Meninggalkan aku dengan sisa sisa memori tanpa bisa aku mengelak
Menkrutuki nasib diri
Meretas tangis hingga aku terdiam tanpa seribu ungkapan

Aku harus berbuat apa ??
Rindupun bukan lagi milikku,
Sayangpun bukan lagi milikku
Apalagi cintamu
Lalu aku menunggu apa di sini ??
Menunggu hati semakin tersayat hingga aku tak bisa kembali berdiri.

Malam ini ntah malam keberapapun aku ingin membakar memorimu
Meyakinkan hati jika aku sudah kembali baik
Tapii tidak !
Semua kembali terlukis satu persatu
Menggiringku untuk kembali ke beberapa tahun yg lalu
Bodoh !!
Aku bodoh,
Tapi aku tak berdaya,
Aku lemah dengan masa lalu yg terus membayang
Menggiringku kembali masuk ke dalamnya

Ah, aku lelah ! 
Sungguh!!

Malaikat Tanpa Sayap💐

Teruntuk satu wanita pengasih

Entah itu senja atau pagi

Titahmu bawa raga tertatih

Tanpa lelah mengarungi dua diri 280 hari
Aku tertumpang di rahimmu 

Merobek-robek isi dalam perutmu 

Sungguh kau tak pernah sangsi.
Dulu aku tak pernah minta terlahir.

Dengan melupakanmu,

Aku selalu berharap semua padam

Namun …

Kau tak kunjung hilang, Ibu.

Dengan segala rasa sombong dalam diri anak penuh dosa

Izinkan aku mencintaimu tanpa reka.
Bak malaikat tanpa sayap

Kau selalu datang sekejap

Merengkuh diri dalam pilu

Membuatku selalu terjaga di sisimu
Meski pena terus berdansa

Di lembaran kertas putih

Trenamu tak bisa ku kira

Wahai pemilik hati bening nan suci.
Ibu

Maafkan anakmu

Yang belum mampu menghadirkan bahagia di senyummu

Yang selalu menggores sakit dan kecewa di hatimu
Ibu

Atas segala nasib buruk

Celakalah 

Celakalah ia yang durhaka kepadamu!
Meski aku tak sadar menyakitimu secara halus

Rasa cinta tak akan terkikis

Meski telah mengeriput kulit yang mulus

Senyum manis selalu terlukis.
Ah, Ibu …

Ijinkan hari ini saja kaulah yg menjadi isi dalam bait aksaraku

Biarkan aku yg terus menderas namamu dalam sajak-sajakku

Menghadirkan wajah kuyumu di balik munajat-munajatku
Ibu,

Engkaulah puisi abadiku

Engkaulah darma rakaku

Sedari awal engkaulah malaikatku

Hati tulusmu tak kan pernah berubah meski ditelan waktu
Trimakasih ibu

Kau malaikat dalam hidupku
Terima kasih kepada kontributor yang menyumbangkan karyanya:

1. @arshanovya – sastratika.wordpress.com

2. @aksaramdhani – aksaramdhani.wordpress.com

3. @aliffebry -catatankosongblog.wordpress.com

Sepucuk Nestapa💐

Tentang senja jingga menyulap rindu jadi nestapa

Aku syahdukan hati insan yang buruk rupa
Mencandukan rasa sama di wadah asmara
Kala wadah meretas nestapa beribu cara

Aku ungkap secarik cerita lewat bait puisi tentang dirimu
Jemari menari berdendang tresna yang tak semu
Merisaukan hati mencumbu pilu
menjalangkan batin inginkan dirimu

Kamu hanya bayang semu tanpa bisa aku dapati
Sekalipun aku bernanar durja membunuh hati
Tiada mampu aku menenggelamkan kenangan yg telah mati
Maka biarkanlah cinta dan kata kita cukup sampai disini

Namun, rindu selalu menelanjangiku lewat malam gerimis
Menggoda asa tuk tetap optimis
Merengkuh fatamorgana dirimu lewat tangis
Merajut kenangan tawarkan luka yang mengiris

Cukup! Ilalang paham akan rasa yg menggamang
Dandelion pun membunuh halus ikatan yang mengambang
Pun jua hujan yg terus menderas pada luka terhalang
Seolah topengi air mata duka yang terus mengenang

Senyummu kini hanyalah candu dalam hari burukku
Yang mana aku terus meratap nan mengutuk diriku
Karna tak pernah bisa hilangkan sejengkal nyawamu di sisiku
Selamat abadi kamu, di dalam torehan penaku~

LexPra💐

​Aku yakin

Dari hari itu sampai nantii tiba saatnya kita harus berpisah karena DEWASA

Hari-hari kita akan indah kembali dengan semua cerita yg kita lukis d buku persahabatan

Ketauilah sahabatku,

Tiada hal yg bisa membuatku berubah dari kita selesai sekolah sampai hari ini

Tiada hal yg bisa merubah semuanya meski kau pergi untuk sementara

Maaf untuk semua kurangku

Dan

Trimakasih karena masih menganggap aku kawan ketika semua hampir hilang di tengah jalan

Berjanjilah jika kita akan selalu bersama kembali

Dalam wadah yg lebih indah dari persahabatan dan itu kebersamaan
lexpra💐