Mendung💐

​seutas mendung menggelayut, memeluk wajah pagii dengan temaram rintik hujan tipiss membasahii kota..

menyisakan embun yg terjatuh diterpa sang bayu…

di tengah rintik hujan yg menarii indah aku melihatmu berjalan tergontai membawa payung di tangan kanan dan semangkok harapan di tangan kiri…

kaukah orang itu, puan ???

kaukah yg menitipkan rindu pada senja jingga ??

kaukah yg selalau meniupkan dandelion rindu pada angin agar sampai di pagarrumahku??

dan…….kaukah yg selalu membelai setiap mimpiku saat malam terjaga ??

sungguh…..aku ingin mendekatimu dan jatuh di rengkuhmu

LAGI…….

namun…..

siapa wanita yg ada dibelakangmu dengan rambut tergurai hitam,samar – samar aku melihatnya dengan payung merah jambu berjalan meniti langkah yg telah kau tinggalkan,

apa mungkin…..

ahh…sudahh…..

aku yg harus mengurungkan niatan hatiku ketika bayangmu mampu aku sentuhnamun tidak dengan rasamu,

apa masih berhak aku cemburu pada secabgkir kopii yg selalu menyisakan manis di bibirmu dan hangat di dadamu ???

tidak, puan….

rindu itu….

bukan….

bukan aku yg membuat,

namun……

hati yg telah matii pada pelukan yg ntah kapan terakhir dirasakan💐💐

Iklan

8 thoughts on “Mendung💐”

  1. Ahh sayang.. kenapa kau begitu merana menatap senja yg ujungnya padam…

    Biarlah ia tenggelam bersama mendung yg mulai menghujan..

    Sayang.. jangan kau mati ditelan muramm.. lihatlah bahwa semua dijadikan indah.. dijadikan sempurna…

    Ahh sayang.. aku merinding membaca kegundahan jiwamuu..

    Disukai oleh 1 orang

    1. Jingganya senja masih tetap sama murungnya ketika melihat air mataku terjatuh
      Merusak seluruh rasa rindu sekalipun aku menahannya
      Sudahlah tuan…..
      Ituu hanya sebuah aksara hatii berselimut gundah,
      Senduu…..
      Merana…
      Meratap…..
      Sudahh…….
      Jangan di ingatkan….
      Mari sama” menikmatii senja dengan goresan mendung melupakan segalanya💐

      Suka

      1. Hahha mari memulai fajar dengan tawa sukacita.. jangan biarkan hatimu sakit dijerat lara….

        Lihatlah TUHAN menyediakan Rahmat dan kasih karunia..
        Dia datang membawa anugrah dan cinta..

        Lihatlah kemari.. susullah aku.. aku mampu menari di atas Rana.. aku bisa bersuka suka diatas jalan duka..

        Karena aku tahu bahwa TUHAN mencintaiku dan DIA menyediakan rencana yg sempurna bagiku..

        Pagi ini aku berdoa untukmu.. supaya kau melihatku dan melihat Tuhan menggandeng tanganku..

        Lihatlah rerumputan hijau yg dilintasi kereta ku..

        Suka

      1. Mendung mengandung sendu
        Dan sendu adalah wajahmu yang tak henti memaknai jalannya segudang mendung yang tak pernah menjumpai akhir

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s