Tak seimbang💐

Diam…..

Ketika dia beranjak pergi meninggalkan setiap bulir kenangan yg kita lukis bersama dulu

Lenyap….

Hanyut terbawa angin bersama dandelion memisahkan jarak antara aku dan dia

Isak tangis luka derita, tak lagi dapat terucap oleh kata…

Kelu, mengucap walau sekedar “jangan pergi”

Walau hanya ucapan “tetap di sini”

Guyuran hujan yg semakin deras menghanyutkan secuil tetes derita bersama timbunan rasa tak karuan yg berkecimuk menjadi gumpalan gumpalan luka tanpa aksara

Aku terseok mengangkat diri yg terasa kosong melompong tak bertuan, menyisakan linangan linangan kenangan yg suatu ketika nanti tak akan aku dapati, Lagi……

Ah……

Aku menyerah…..

Tak mungkin kau akan berbalik dan memelukku yg sudah tak berdaya oleh sakitnya hati

Aku harus bagaimana ???

Sayapku tlah patah, menjadi kepingan kepingan abu tanpa bisa kembali sempurna

Dan aku tak lagi seimbang💐

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s