Sepucuk Nestapa💐

Tentang senja jingga menyulap rindu jadi nestapa

Aku syahdukan hati insan yang buruk rupa
Mencandukan rasa sama di wadah asmara
Kala wadah meretas nestapa beribu cara

Aku ungkap secarik cerita lewat bait puisi tentang dirimu
Jemari menari berdendang tresna yang tak semu
Merisaukan hati mencumbu pilu
menjalangkan batin inginkan dirimu

Kamu hanya bayang semu tanpa bisa aku dapati
Sekalipun aku bernanar durja membunuh hati
Tiada mampu aku menenggelamkan kenangan yg telah mati
Maka biarkanlah cinta dan kata kita cukup sampai disini

Namun, rindu selalu menelanjangiku lewat malam gerimis
Menggoda asa tuk tetap optimis
Merengkuh fatamorgana dirimu lewat tangis
Merajut kenangan tawarkan luka yang mengiris

Cukup! Ilalang paham akan rasa yg menggamang
Dandelion pun membunuh halus ikatan yang mengambang
Pun jua hujan yg terus menderas pada luka terhalang
Seolah topengi air mata duka yang terus mengenang

Senyummu kini hanyalah candu dalam hari burukku
Yang mana aku terus meratap nan mengutuk diriku
Karna tak pernah bisa hilangkan sejengkal nyawamu di sisiku
Selamat abadi kamu, di dalam torehan penaku~

Iklan

2 Replies to “Sepucuk Nestapa💐”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s