Peminta Pajak Keikhlasan💐

Plastik permen lusuh
Bergandeng dengan si tangan kecil
Berbaju kusam
Peminta pajak
Di lampu pemberhentian sejenak

Gambar nyata
Jalan kota setiap hari

Deru kenalpot
Menjadi sahabat sejati
Jalanan berubah menjadi tempat bermain
Panas menjadi penyemangat
Dan hujan menjadi selimut
Kala kabut lapar menjajah perut

Kaki kecil berdecit
Beradu dengan jalan aspal berdebu
Tandusnya ekonomi
Menyulap secerca harap
Mengecap bangku sekolah

Siapa orang tua?
Siapa saudara?
Mungkin …
Mereka sudahlah lupa
Atau …
Mereka di paksa bekerja?
‘Ntahlah …

Hanya ini,
Untuk ini,
Hingga kini,
Sampai nanti,

Mereka hanya butuh kalian sadar diri
Masih ada anak seperti ini
Yang butuh uluran tangan
Atau sebuah koin untuk menyambung kehidupan


FiAksaRa, Februari 2017

Iklan

6 Replies to “Peminta Pajak Keikhlasan💐”

  1. Entahlah… Kadang ada rasa tidak ikhlas bila memberi terhadap mereka. Pas memberi ikhlas…. Tapi ketika membaca pemberitaan tentang pendapatan mereka yang ternyata kadang melebihi orang yang bekerja, rasanya seperti jadi ga ikhlas…

    Suka

    1. Ikhlas itu gak liat seperti itunya kak, hehehe. Berdoa aja semoga apa yg kakak kasih bisa bermanfaat untuk mereka yg membutuhkan:) niat kita hanya memberi dengan ikhlas tanpa pandang seperti itu kak. Heheh✌

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s