Dengarlah Aku; Aku Mencintaimu💐

Berpeluh-peluh …
Mengeja tentang sempurnamu
Tegopoh …
Melukis tentang indahmu
Percuma …
Tintaku habis mungkin saat bait tulisanku yang entah keberapa

Senyumu yang mencandu
Kasihmu yang tiada semu
Sayangmu yang tiada jemu
Dan …
Segala tentangmu yang tak bisa terucapkan

Berbondong-bondong caraku
Membuat bibirmu selalu tersipu
Dengan gincu merahmu
Yang selalu membuatku rindu

Apalagi yang aku pertaruhkan kini?
Aku pikir semua belum aku penuhi
Aku pikir semua belum aku jalani
Tapi …
Kau selalu berkata
“Aku cukup bahagia melihatmu kini,”

Katakanlah …
Aku masih banyak mendosa kepadamu
Atau bahkan ucapan-ucapanku yang kadang membuat pilu di hati
Atau …
Perihal lain yang tak aku tahu

Ah Ibu …
Dengan apa aku mengucapkan rasaku
Kelu …
Lidahku tercekat
Sekarat
Pada getir-getir rasa lain

Aku tak bisa berhenti mengucap
Pada segelempar bait untuk mengungkap
Tentangmu …
Tentang bait-bait cinta dan sayangku
Tentang segala kasih ku kepadamu
Yang mungkin
Tak sebesar rasamu

Dengarlah, Ibu;
Aku ingin terus menjadi putri kecilmu
Yang terus menyayangimu
Yang terus mencintaimu
Hingga nanti
Saat raga terpisah dari jiwa ini


Fitri, Maret 2017

Iklan

12 thoughts on “Dengarlah Aku; Aku Mencintaimu💐”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s