Jadi … Kita Apa

X: “Jadi … Apa yang akan kita bahas malam ini?”
Y: “Rindu?”
X: “Ah bosan.”
Y: “Cinta?”
X: “Apa lagi ini.”
Y: “Lalu?”
X: “Kita.”
.
Duduklah dan lumat kopimu selagi masih hangat; aku jelaskan perihal kita yang tersesat hingga sekarat
Lihatlah senja di cakrawala dengan saksama
Kita adalah senja itu; yang perlahan tumbang di ufuk barat
Kita adalah cerita yang belum usai di catat
Kita–kita adalah sepasang hati yang saling mengikat
Menguatkan
Walau sama-sama tak memiliki hak penuh akan hati yang dijaga
Kita hanyalah alfa yang bertemu delta
Kita hanyalah jejak yang terhapus masa
Dan
Kita hanyalah janji yang musnah terhempas angkara
.
Serupa …
Tapi tak sama
Saling
Tapi tak bersanding
.
Kamu adalah aku yang serupa
Aku adalah kamu yang sama
Aku dan kamu adalah kita
Kita yang hilang dalam angan-angan malam sebelum fajar; bahkan pada mimpi tadi malam yang hanya sekelabat tanpa mau tinggal sesaat.
.
Jadi …
Apakah KITA di mata indahmu?
Apatah arti KITA yang dipermainkan akan takdir yang tak mau tahu?
Apakah serupa itu KITA di belahan otakmu?
Jika iya …
Mari kita saling melupa
Karena ini tak berarti apa-apa
Karena ini hanya kesia-siaan
Yang akan menyakkitkan
Jika di-pertahan-kan

[~V I D T R I~]

Iklan

5 thoughts on “Jadi … Kita Apa”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s