Dikutuk Dewi Aksara

Setiap hari
Setiap waktu
Detik
Menit
Menjelma menjadi jam

Aku masih sama
Berkencan dengan laptop lusuh
Bahkan dengan rasa-rasa hampa
; yang ingin di basuh

Semakin hari aku semakin merasa sempit
Dewi aksara mengutukku menjadi budak bait
Akibatnya …
Aku tak bisa pergi begitu saja
Rasa adalah irama
; yang harus di sketsa
Atau di jabar menjadi cerita

Lantas apa yang harus kulakukan kini?
Jika aksara telah meracuni
Mencuri waktu yang tak terisi
Hingga menjadi nyanyian penghilang sunyi

Ntah …
Ini anugerah
Atau musibah
Ketika aksara menjadi penghilang gundah
Di kala diri di rundung lelah

-kini kau harus tahu, “Aksara itu candu; lebih candu dari sekadar rasa rindu.”-

V I D T R I

Iklan

6 Replies to “Dikutuk Dewi Aksara”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s