MARI BERBINCANG TUAN!

Mari berbincang tuan
mengenai rindu atau
dongeng dari negri sebrang

Mari berbincang tuan
mengenai bahasa hati, yang
hanya bisa kita pahami

Mari berbincang tuan
mengenai senja dikaki angkasa
atau tentang hujan yang membawa selaksa cerita

Mari berbincang tuan
mengenai setumpuk aksara di meja
atau tentang gumpalan siksa di jantung yang tak bisa dikata

Mari berbincang tuan
mengenai perbincangan kita tempo hari
yang kini menjadi ungkapan tanpa arti

Jingga telah patah
menjadi keping kenangan yang pasrah terhambur oleh angin utara
cerita hanya menjadi aksara penghapus
sunyinya gulita malam terjaga
embun pagi pun enggan bercerita kepada pagi
hingga siang tak pernah lagi bernyanyi
sunyi …
perbincangan kita juga tercecer
berserakan di batas angan
tanpa ada usaha untuk kembali menyatukan sapa yang sempat terpahat dihati

Kusuma gugur sebelum merekah
musim telah berganti begitu saja, tanpa aba-aba
dan kita kini
tak pernah bisa kembali menyemaikan musim
walau hanya sekadar mendatangkan rintik hujan

Gugur sudah kusuma bersama asa
dan kita kini
hanya perbincangan sunyi tanpa suara
tanpa bisa saling sapa
meski masih bisa saling bertatap muka

; dengarlah bisik angin utara
menyibak duka dan luka
sedangka kita
masih terpaku
bisu
beku
mendewakan segala siksa di jantung
yang tak pernah berhenti berdengung
–AKSARAmadhani–

Iklan

10 Replies to “MARI BERBINCANG TUAN!”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s