Biarkan Puisiku Mencintai Sepi

Puisiku mencintai dirinya sendiri, menggelayut di antara sepi dan sepoi angin menerpa diksi dan sajak mati. Sebelum senja aku telah menuliskan nama pada seberkas cakrawala. Menitipkannya pada angin yang hinggap pada pucuk angan tanpa halangan.

Disetiap hembus nafas dan suara rindu yang bergrilya diantara nestapanya luka. Kuselalu menemukan diriku sendirian meratapi sepi yang kini menjadi karib paling setia. Mencumbui tiap jengkal cerita nista cinta tanpa papa.

Pada sajakku yang terhambur ke langit angksa. Pada diksi mati sebelum malam mengganti. Pada segumpal merah darah yang merekah pada luka yang bernanah. Pun pada barisan lagu-lagu penghilang gundah, pencipta rasa yang tanpa ampun menggetarkan inti hati. Kuserapahkan pertemukan kita tanpa tujuan selain duka.

Sedalam rasa menyelam, seperti anak yang bermain air hingga tak bisa berhenti menyuka. Aku menghamburkan diri pada hembusan angin yang menerpa diri. Bersama dedaunan yang telah di tolak tangkainya. Terhambur jatuh pada bumi dan siap menjadi pupuk atau masuk tong sampah bapak-bapak penyapu jalan. Tidak berguna!

Sendiri kutemukan tenang yang tidak kudapati pada diri siapapun. Pada kesunyian kudapati puisiku terurai pada ingatan. Pada sepi kutemukan jejak sepasang kaki yang telah hilang menjauh. Pada sepoi kutemukan angin menolak menghamburkan rasa hambar.

Seperti padamu, kusebut rindu yang tak mau dirindukan. Aku telah menyelami lautan ragamu yang begitu dalam, bersemedi diantara tahta dan kangen tanpa ujung dan harapan. Selama itu pula aku tak menemukan siapapun selain diriku sendiri, selain aku dan kebisuanku.

Pada sepi, sendiri, dan sunyi aku ingin mengadukan puisi yang telah rapi memeluk kenangan, bersama sajak dan kita yang telah mati siasia. Angan!

–AKSARAmadhani.

8 tanggapan untuk “Biarkan Puisiku Mencintai Sepi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s