Sepasang Pelukan yang Tak Lagi Menghangatkan

Apa itu rindu?

Apa itu kenangan?

Dan, apa arti perpisahan?

___________

Sepasang lengan yang saling memeluk, namun tak pernah bisa saling memberi kenyamanan. Dan segenggam asa yang kian memudar dan saling memisah, tertiup angin kepongahan dan keresahan yang menjembatani pisah setelah indah hanyalah kata tanpa fakta.

Di stasiun pagi ini, aku merajam ingatanku pada rell kereta api yang dulu menjadi tempat kita saling melebur rindu tumpah ruah. Ingatan yang masih mendidih di kepala dan beberapa ribu petasan meledak-ledak saat satu kereta api berhenti tepat di depanku.

Aku tidak menunggu siapasiapa kali ini, namun aku akan meninggalkan. Kota ini terlalu amis oleh darah pembantaian cinta yang bengis. Nanah angan dan rindu yang tercecer serta tulang belulang ingin berserakan dimana-mana.

Gerbong paling tengah, aku duduk tanpa banyak mengucap. Sesekali aku melihat kearah luar, dan aku mendapati senyumu yang tertinggal di antata ratusan pengantar atau bahakan penunggu kedatangan.

Segumpal rindu tiba-tiba menggugah kedamaian ingatku yang sudah lama mati. Menterjermahkan arti kata pisah yang sudah lama terjadi namun kenangan masih tetap di sini; hati.

Aku mengingatnya dengan penuh kemafhuman, mendekati seberkas tumpukan kenangan berbuku pada ingatan. Dirinya masih apik, menjadi arca cerita dan lakon dalam drama yang kita cipta sebelumnya. Namun, kenangan tetaplah kenangan. Dia tetap tinggal dimasa lalu dan tak akan pernah kembali di masa yang akan datang.

Bagaimanapun juga, aku telah mengemas kisahku pada plastik masa lalu. Meninggalkan dan menguburnya di kota ini dan mengikhlaskannya dengan meninggalkan pergi.

Sekali lagi, dikota ini aku mengubur dan membunuh kenangan, menyelesaikan tugasku sebagai perempuan yang hanya menangisi kisah punah.

Baik …
Selamat tinggal kenangan, aku pergi dengan pesan semoga kau lekas hilang bersama bayangnya yang kian memudar.

–AKSARAmadhani.

5 tanggapan untuk “Sepasang Pelukan yang Tak Lagi Menghangatkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s