KIDUNG KANGEN DAN KENANGAN

“Layang kangen kanggo tresno kang mung iso di angen-angen.”

Sedelo, piranti kangen seng uwes makaping-kaping tak omongke nganti ora keetung iki. Opo koe uwes iso njabarke maksud lan artine? Opo malah koe ora krungu anggonku nglagokne roso atiku kang nggrantes, ngekep kangen kang ora kauwisan kanggo koe seng saiki dadi kenangan. Saben-saben aku mung iso nangis, moco kanyatan seng mung gawe ati keiris-iris. Nanging uwes, aku weruh kabeh mung sakdermo nglampahi, aku wanito mung iso nrimo lan ndongo mugo wae iseh ono wektu nggo omongan pirang warto sak lio dino.

_________

Sebab, kenangan dan kangen adalah sepaket yang tak pernah bisa terpisah dari dalam hati. Kenangan bertubi menghasilkan partikel kangen tiada henti.

Kenangan menjelma
Merekahkan paradigma
Kangen berkelana
Menjerat seisi jiwa

Dipagi yang masih hangat sentuhan mentari
Kuseduh kenangan dengan air mendidih
Mengaduknya hingga bercampur dengan kangen
Lantas meneguknya dengan angan
: jika kita tetaplah cerita masa silam, dan tak pernah akan menjadi masa depan

Setumpuk kenangan
Sederet kangen

Sebelum waktu kembali menjumpai hari, masih ada harapan untuk hati yang tersakiti. Mengobati, hingga luka tiada berbekas kembali. ‘Ntah … tentang kenangan selalu meninggalkan jejak luka, meski tidak perih jika terkena tetesan air garam namun masih tetap merajam dan membuat trauma berkepanjangan.

Teruntuk kita yang telah menjadi kata.

Detik yang menggubah pertemuan menjadi perpisahan, memberi arti bahwa tiada yang kekal pun tentang kedatangan. Semua akan pergi menjumpai singgasana baru, ntah dengan orang baru atau malah tetap memeluk kenangan bersama kangen yang tak berkesudahan.

Aku hanyalah prahu amsal, yang sengaja menghidupkan sekoci kenangan untuk sajak tentangmu yang terus bertaut. Masih, sedetik ini menjembatani temu yang tak akan berulang mengenai aku dan kamu saat ini. Tak akan kita kembali menjadi dua manusia yang sengaja di mabuk asmara padahal hati tak lagi samasama saling memiliki.

Bagaimana? Apakah belum cukup kita bersandiwara hanya untuk sebuah kangen dan kenangan yang tak bisa hilang begitu saja?

–AKSRAmadhani.

6 tanggapan untuk “KIDUNG KANGEN DAN KENANGAN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s