Melukis Senja Merakit Rindu Mengudara

1/
Memoar berjatuhan di usai cerita sejarah menikam gelisah.

Kukuliti remang wajah kangen di tempias senjakala. Mengulang kembali kenangan yang kian mengudara terbawa angin utara. Sementara semerbak aroma petrichor menggungah angan yang telah terlelap. Merusak pertahanan jiwa dalam semburat mahadaya resah setelah pisah berpendar dalam kehikmatan.

Kuracun angan tentangmu di sepi tak berkesudahan. Menimang risau bersama retakan palung inti hati terdalam. Sebelum akhirnya kita menjadi kata, pendar diriku bagai mentari tua, tak takut surut meski mendung menggelayut. Tak goyah meski terus digugah oleh gentar pendar bulan berganti malam. Hingga akhirnya mendung pekat menyepi di ujung mataku, membuat tetes air hujan yang terus menghujam bayang-bayangmu meski tak tentu.

2/
Sudah …

Caramu melukaiku begitu indah, meski pisah adalah jalan baik untuk berhenti mengasih. Namun tidak dengan cerita masa lalu yang terus melagu dalam kalbu. Kusepuh kepulan asap beraroma minyak wangimu di hidungku. Kusesap kopi beracun buatanmu malam itu. Kusingkap segala catatan manis tentangmu, dan hanya kusisakan pahit di dasar cangkir jantung persegiku.

3/
Selembut awan, sejahat kenangan.

Terkoyak sendu dipias wajah nirwana, memuisikan dirimu didebar semesta bercerita. Musabab aku yang masih saja hidup dimasa lalu, aku rasa itu bukan urusanmu. Aku hanya melukiskan kenangan diatas kanvas warna hitam. Tetap merengkuh ragamu dari jauh meski kita tak lagi bersamaan.

Biarkan aku mati disini saja, bersama gagak yang akan mencabik derasnya darah serta nanah pembinasaan cinta yang kalah. Aku tak mengapa, karena bagiku mati memeluk kenangan sendiri jauh lebih mulia dari pada meneguk racun madurasa.

–AKSARAmadhani.

2 tanggapan untuk “Melukis Senja Merakit Rindu Mengudara

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s