Ketika Yang Diam Mulai Murka

Ibu Pertiwi,
Tangis mengurai ribuan duka, menganak sungai bagai Bengawan Solo yang meluap dan kita tak pernah mampu berbuat apa-apa selain menerima keadaan dan berdoa untuk kebaikan. Alam … begitu murka, memendam beberapa luka akibat ulah manusia yang kadang membuat keasriannya hilang. Bencana, peristiwa paling melukai baik fisik ataupun psikis, lantas kita hanya mampu mengucap ini dan itu di sosial media tanpa berbenah dan berbuat apa-apa.

Ibu Pertiwi
Kota kelahiran, yang aman dan damai yang kini rusak dan hancur hanya butuh kalian untuk berbenah, ini bukan karena Tuhan kita atau kamu yang murka, tapi karena manusia tak pernah mencintai alam sebagaimana alam mencintainya. Apa kabar lahan kosong yang telah di beri gedung megah? Apa kabar hutan yang kini jadi swalayan? Apa kabar pohon yang di tebang tanpa mau kembali menanam? Lalu setelah ada bencana baru tersadar, apa kabar kalian kemarin ketika pertiwi menangis tersedu? Apa kabar kalian kemarin ketika seenaknya menebang sana sini tanpa pikir dua kali? Apa kabar?

Mari berbenah dan sadarilah, alam itu baik jika kita baik dan akan murka jika kita juga melakukan tindakan semena-mena.

-AKSARAmadhani.
#prayforwonogiri
#prayforkotakelahiran

16 tanggapan untuk “Ketika Yang Diam Mulai Murka

  1. tak kan jatuh tangis yang mengikis garis tawa di bibir indah. jika mereka menyadari jika bumi pertiwi telah terluka. akan begitu banyak yang berpijak akan terinjak. tanpa memilah siapa mereka

    🙂

    Suka

  2. tak akan menangis bumi pertiwi yang mampu mengikis garis tawa di bibir indah. jika ruang ingat menyadari. melukai bumi pertiwi hanya akan ciptakan murung tanpa memilah siapa mereka

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s