KEKASIH

Kepada -rindu,

Malam berarti kemalangan untuk jiwa yang di setubuhi rindu keterlaluan. Mereka membisikkan tepat di telinga kekasih tentang perjumpaan-perjumpaan dengan jamuan pelukan atau ciuman. Kemarin kau mengatakan kesibukan telah membuat diri kau tak mampu menemui aku. Dan mungkin hari ini juga demikan.

Kesibukan kau lebih manja, dia merengek-rengek bagai bayi kehabisan susu dan ‘ntah kenapa kau selalu menuruti semua maunya, dari pada menemani aku yang hampir mati di tikam rindu-rindu jalang.

Kekasih,
Apakah kau tahu, tentang rindu malam ini yang pekat seperti mendung dan mungkin juga akan menjatuhkan rintik hujan jika kau tak menyegerakan pertemuan. Jarak adalah bahasa rindu paling manis, dan dia menggoda aku untuk tidak lagi bertahan.

Aku rindu …
Kekasih, aku rindu.
Berapa kali aku harus mencoba bertahan ketika rindu siap mengepakkan sayap-sayap kematian?
Berapa kali lagi aku harus bersabar untuk rindu yang mendebarkan?

Sebab, aku tak pernah ingin mati kembali hanya karena rindu. Hanya karena kau tak kembali mampu menemui aku dalam waktu sepersekian menit.

Kekasih … malam adalah kumpulan lagu-lagu perpisahan. Malam adalah kumpulan diktat kerinduan yang banyak tak terhitungkan. Dan malam adalah kenyataan, jika esok belum ada titik temu untuk diri yang sudah hampir matii di tikam rindu.

Kepada sukma yang gigil di hantam kerinduan, bersabarlah. Kau tak sendirian melawan gejoak mematikan, ada aku, ada kekasih aku. Yang sama-sama merasakan resah dan luka ketika tak juga ada jumpa.

Jadi rindu … bersabarlah.

-AKSARAmadhani.

14 tanggapan untuk “KEKASIH

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s