MONOLOG

Kepada Mas Rahman,

Hari-hari adalah enigma, dimana penampakan air mukamu yang tiba-tiba datang di depan aku dengan senyuman yang sama persis kamu lakukan ketika kita berada dalam satu waktu. Harusnya, aku sudah melipir untuk menjaui itu namun sial! Aku malah menikmatinya sebagai pengobat rasa lelah setelah seharian berjibaku dengan kesibukan.

“Hay … apa kabar? Aku rindu.” Dan sekali lagi itu hanya bayang-bayang yang lantas hilang. Sepertinya usaha aku sia-sia melupakan dan menyibukkan diri hari ini, sebab di malam-malam begini kamu terus datang membungkus senyuman dengan keadaan yang tepat.

Tak kutampik! Aku memang merindukan, bagaimanapun juga kita telah dan sempat menjadi satu pada waktu yang tak singkat. Perubahan tiba-tiba kita berdua menjadi salah satu hal yang membuat aku terpukul sedimikan hebat. Bagaimana mungkin? Tapi semua memang mungkin.

Sudah hampir tiga bulan yang lalu hingga hari ini, hingga rasa itu masih ada di hati dan tak mau pergi. Hingga terkadang aku merasa kesepian dan sendiri, hingga tiada lagi yang tersisa selain sesak di dada.

Aku ingin mati rasa, tak lagi menyebutmu dalam doa atau mengingatmu dalam rasa berdosa. Seluruhnya hanyalah luka, luka yang benar-benar membekas di dalam sukma.

Bagaimana bisa dua orang yang memiliki perasaan besar lalu malah memilih pergi meninggalkan tanpa mau mempertanggungjawabkan?

Jika hari-hari yang akan datang masih tentang kamu, apakah sekiranya aku berdosa merasakan ini semua? Apakah aku memang tak berhak? Kau terlalu indah untuk dihentikan berotasi di dalam pikiran, dan mungkin otak aku tak mau berhenti menjadikamu poros yang nomor satu.

Namun, tenang saja dan percayalah Mas Rahaman, aku akan baik-baik saja. Meski dengan begini aku melukai hati sendiri tak apa, anggaplah ini konsekuensi atau hukuman sebab aku berani mencintaimu dengan keterlaluan. Jadi biarkan saja begini hingga rasa itu mati sendiri.

-AKSARAmadhani.

8 tanggapan untuk “MONOLOG

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s