BALADA SEPEDA TUA

Sesederhana itu …

aku akan pulang ketika jam digital di kantorku menunjukkan pukul 15.00. kau jangan lupa jemput aku sembari membawa mantel, takut jika nanti aku dan kau kehujanan ketika menuju rumah. kau tahu, ‘kan? aku dan kau belum mampu membeli mobil yang bisa menghindari perjalanan dari terik mentari dan air hujan. bersabarlah … aku tahu, gaji aku sebagai tukang tulis dan gaji kau sebagai buruh pabrik telah habis ketika orang tua aku meminta membuat sebuah rumah untuk aku dan kau tinggali. jangan sungkawa, kasih. bahkan bersepeda akan lebih romantis, apalagi dengan kau. jangan malu, lusa jika gaji aku dan kau naik dan tabungan sudah kembali memadai, aku dan kau bisa merencanakan untuk membeli mobil kembali. bukan hanya untuk aku dan kau, namun juga untuk anak yang sekarang tidur di dalam rahim aku.

-AKSARAmadhani.

#dua

7 tanggapan untuk “BALADA SEPEDA TUA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s