MEMUTAR BIANGLALA USANG DENGAN SELEMBAR KEKATA KASIH YANG KINI TERSAPIH

malam yang muram, rindu dan kenangan seperti dua keabadian yang akan terus menyeret ke dimensi lain. seperti sebuah bianglala yang diputar hingga sesar, semacam itulah rindu dan kenangan bekerja. berputar mengitari ruang hening di dalam jantungpersegi, dan membuat sesiapa lebih memilih menikmati sendiri.

tersebutlah kamu,
merengkuh kekata yang kamu ukir di kertas lusuh ini membuat jantungku berdebar. seperti jatuh hati namun ini lebih ke rasa kehilangan itu yang masih saja mendesak-desakkan dukanya hingga aku lupa, surat ini sudah beberapa tahun silam tersimpan. hingga pemiliknya memilih pergi dan surat ini masih disini, merengkuhku dalam dinginnya pena yang digunakan untuk mengukir ucapan rindu dan kasih yang tiada palsu itu.

membacanya membuat aku kembali kedimensi yang ‘ntah keberapa. batok kepala yang diharuskan bekerja keras juga air mata yang lekas tumpah untuk menitip sebait duka yang masih meruah. adakah yang lebih pedih dari mengingatmu? adakah yang lebih membuat aku terluka daripadanya? surat ini sudah berumur limatahun, persis satu tahun sebelum kamu meninggalkanku surat ini mendarat ketanganku.

di dalamnya kamu menitip rindu juga peluk yang terus menerus hangat di dalam kalbu. ketika seperti ini, ketika aku menyapamu lagi, ketika ruang melompong kenangan itu berkisah kembali tentangmu. adakah setitik perasaan yang ingin kembali terajut meski itu susah? atau sama sekali tak semestinya aku tanyai perihal itu? ah barangkali,

seperti pergimu yang lekas, surat ini lantas aku remas setelah selesai aku pajang kembali kedalam ingatan. menanggalkan, meninggalkan, membuang dengan jauh segalanya juga perasaannya. begitu murka kasih dan cinta yang dulu begitu besar adanya, hingga segala yang dulu ada kini hanya menjadi bingkisan malam kesepian.

pergimu, hilangmu, dan seluruhnya. hanyalah kealfaan yang selalu datang kepadaku, hanyalah ketiadaan yang menyeretku kembali kedimensi mencintai meski semua berawal dari selembar kertas lusuh yang tersirat rasa cintamu yang tulus, lantas seluruhnya hilang, mengemasi perasaan dan tiada pernah berkabar.[tabik]

– perempuan aksara.

12 tanggapan untuk “MEMUTAR BIANGLALA USANG DENGAN SELEMBAR KEKATA KASIH YANG KINI TERSAPIH

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s