ODE INDONESIAKU 73

Memeluk erat kebhinekaan menjadi Indonesia yang berkesatuan.

Dan pada akhirnya, kita berada di ruang ini. Menunggui pergantian jeda yang akan membawa seluruh tubuh dan merah darah kepada kesatuan yang padu, Indonesia. Rerintik perpisahan sudahkah kita beri panjatan doa-doa panjang? Atau sudahkah kita kembali mengingat beberapa peristiwa di tahun silam? Menyematkannya di batokkepala dan mungkin membawanya ketahun berikutnya sebagai prasasti agar seluruhnya tak pernah kita ingkari adanya.

Seiring peristiwa itu tiba, seiring luka itu mengering dan kembali menjadi tangisan duka. Indonesia tetaplah tanah tumpah yang jaya dan sudah merdeka. Yang tak pernah sungkan merengkuh duka-duka itu, yang tak lelah dipijak meski kadang tak dipihak. Masih menjadi anggun dan cantik meski duka terkadang memercik, masih elok dan indah meski bencana terus meruah.

Kepadamu pertiwi,
Telah termaktup prasasti abadi dalam diri, yang hidup di dada sesiapa dari aku dan mereka yang mengaku Indonesia. Di dalam dadanya tumbuh kesatupaduan yang terus terlahir dan terus hidup generasi ke generasi. Yang memadukan perbedaan, peradaban dan kesukuan menjadi satu dalam dekap tanah pertiwi yang abadi.

Tanahku yang surga,
Merdeka adalah hak setiap bangsa, termasuk engkau duhai pertiwi. Tak usah berdukalara tersebab segala hal yang terjadi adanya. Tak usah bersedu-sedan. Sebab, tiada pernah ada tanah tumpah yang tangguh tanpa air mata yang meluruh. Semua ada untuk menguatkan, membancang bahagia hari ini menjadi ingatan tentang merdeka yang tak hanya untuk dijaga namun juga dirawat agar tetap arif, baik, dan cantik adanya.

Terimakasih pertiwi, harumlah selalu seumpama melati nan suci. Tangguhlah selalu seumpama merah rona senjakala di ufuk sana. Tetap menjadi tanah surga yang damai untuk pemuda dan pemudi seperti kami yang semangatnya terkadang hilang dan kadang terpatri. Teruslahlah berjaya, kami Indonesia, kami berbhineka tunggal ika.

-perempuan aksara.

4 tanggapan untuk “ODE INDONESIAKU 73

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s