LELA(H)KIKU

sepasang pundakmu, dan sepasang matamu. dua bagian tubuh terindah yang paling aku sukai.

tentang pundakmu,
disana sudah terdapat ratusan bahkan ribuan air mata dan cerita-cerita milikku. yang setiap waktunya bertambah satu atau dua cerita dan setitik air mata. mungkin juga akan terus menerus bertambah menjadi bagian-bagian kesayangan karena telah membuat nyaman, Tuhan memang baik. menciptakan pundak lelaki yang cukup bidang untuk tempat bersandar perempuan, seperti milikmu.

tentang matamu,
ada ratusan derai dan ucapan yang bisu ketika mengatakan tentang bagian tubuh ini. tempat segala bermuasal dan pergi tanpa pernah bisa kita ingkari. matamu, teduh aku rasa ketika menatap sepasangnya, disana aku menemu kejujuran dan rasa kasihmu yang tiada palsu itu. di dalamnya rintik-rintik airmataku menjadi rerintik yang bias menjadi pelangi. atau merubah yang semu menjadi nyata dan ada. dari matamu semua berasal, dari matamu pula semua pergi. rindu yang bergemuruh, dan pergi tanpa menunggu pagi.

lalu tentangmu, lelakiku.
lelah yang bersarang di tubuhmu adalah cara Tuhan menyayangi. lelah ada karena kamu terlalu bersemangat untuk mencipta bahagia. lelah ada karena kamu percaya jika semua bisa lunas dengan kerja keras.

perihalmu kekasih,
sekuntum saroja yang mekar itu kini terus menerus bermekaran di dalam dada. terus menerus berbunga dan indah adanya seperti matamu yang elok itu. tak pernah berubah menjadi layu dan buruk musabab apapun yang terjadi padaku atau padamu selayaknya. ketika aku dan kamu di pukul kesibukan, tiada lelah rindu ini mempertanyakan, tentang pertemuan atau tentang kealfaan yang terus menimbulkan rasa rindu dan cinta itu menjadi padu.

di altar hati yang kudus, aku menempatkan rasaku padamu di tempat firdaus. sebab untuk rasa yang tak hanya ingin aku miliki sementara, aku harus berani mengambil resiko termsuk mencintaimu. mencintai dirimu, matamu, pundakmu, dan seluruhnya. [tabik]

– perempuan aksara.

9 tanggapan untuk “LELA(H)KIKU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s