MENGINGAT TENTANG KEHILANGAN

jeda yang berbeda, detak yang tak sama.

aku sambut datangnya dengan derai tangis dan tawa yang membisu diujung bibir simpul. pesannya telah menumpuk, menepuk dadaku hingga segala terasa terpuruk. dalam dekap kisah yang kalah oleh kehendak, jantung persegi menyemai duka yang hari ini dikeluapasi oleh kehilangan. kepergian juga jeda yang berbeda dari biasanya. sekatsekat itu kini begitu tebal, memisah dua raga. menyisir langit-langit lautan luka yang menusuk jantung hingga terasa melompong tiada apa-apa selain ketiadaan. aku menjemputi senyummu yang seumpama bunga melati senja, yang tetap ranum meski sudah beberapa hari lamanya.

pada altar senjakala bisu, degap dada seirama lari kuda yang rindu induknya. merengek-rengek. di bawah rimbunan bunga-bunga kamboja dan sekuntum mawar merah yang utuh, juga beberapa kantong melati yang serupa senyummu. aku menjemput kenangan itu untuk aku bawa pulang. memberinya bingkai indah dan aku pasang di dalam kamar, sambil mengingat tawa ikhlas yang kamu laksanakan selepas dzuhur di bawah dedaun gugur.

selebihnya, prakata hanyalah dendang lagu yang mengharubiru, yang dengan pandai membawa kenangan untuk dijadikan sumber ingatan.

sungguh, semuanya telah tiada. pergi melawan luka dan sakitnya sendiri. perihal sederhana yang dilupakan adalah tawamu. yang terpuruk menunggui datangnya bunga-bunga melati yang di bawa untuk di tabur dengan untaian doa-doa panjang. apa kabar? seruan paling nyaring tanpa sambutan salam dan tawa selamat datang. hanya ada gemrisik ingatan yang menjemput kepergian tanpa rasa iba dan kasih sayang.

alangkah dibunuh aku oleh rasa itu. yang mati bersama tubuhmu yang kaku. yang terkubur dan bercerai denganku. yang telah hilang dan menebar seluruh senyuman kenangan di altar sukma aku atau sesiapa yang mecintaimu.

aku rindu.
langkah berat yang gontai terjebak dersik angin senja berisik. menguliti tubuh melompong tanpa penghuni.

ohhh Tuhan …
kehilangan itu nyata, kepergian tanpa prakata, kematian tanpa rencana. dan seluruhnya mati tanpa rasa. meninggalkan jeda dalam detak yang tak lagi sama.

arah langkah.

– perempuan aksara.

5 tanggapan untuk “MENGINGAT TENTANG KEHILANGAN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s