KEPADA MATAMU YANG HUJAN

1/
ketika kamu berhenti di tempat ini, akan kamu temu kembali air mukaku. mengenakan kerudung hitam, hem berwarna hitam beludru, juga celana levis hitam yang kamu belikan kemarin hari ketika hari ulangtahunku. lalu aku memakai kaca mata silinder dan payung hitam. menatapmu berulang kali melewati jalan dan tempat ini.

lalu kamu diam dan tersenyum untukku. memamerkan luka di mata dan jantungmu yang atma itu.

membawa bunga?

2/
rindu barangkali,

lalu kamu menangis. meratapi setiap kepergian dengan hujan dimatamu yang berulang kali tumpah. adakah aku disana ketika kamu menangis? ada. aku selalu ada disana. menepuk bahumu berulang kali, memberimu payung yang aku kenakan meski pada akhirnya aku kehujanan atau malah kepanasan. bukan pengorbanan, aku hanya ingin kamu damai mengingat hari terakhir kita makan dan menceritakan hari pernikahanmu semakin dekat.

3/
setelahnya, kamu menabur krisan-krisan bunga dan meninggalkan sebucket mawar biru, merah dan putih. baunya semerbak seperti wangimu yang setiap kali kesini berubah dan selalu membuat aku betah.

bajumu selalu berbeda setiap mampir kesini, kemarin mengenakan kuning hari ini hitam dan lusa mengenakan biru; warna kesukaan. tapi tetap, kamu masih cantik dan anggun. wajahmu tetap memancarkan kebaikan, semoga selalu demikian.

4/
“aku akan menikah minggu depan, dengan lelaki yang aku ceritakan waktu itu,” ucapmu parau, lantas kamu menangis (lagi).

aku diam, antara berdoa untukmu juga menyesali keadaanku.

5/
“lancar ya,” balasku halus dengan senyum getir.

6/
setelahnya kamu menata bunga-bunga yang berhambur terkena angin senja. menempatkan bucket bunga di atas nisan hitam. lalu kembali mencium nisan itu untuk kedua kali, dan kamu pamit.

7/
aku kembali berdiri dan mengantarmu dengan mata sampai gerbang depan, menyelipkan doa-doa panjang dan mencium aroma tubuhmu untuk terakhir kali.

“maafkan aku.” lalu kita pun menghilang.

– perempuan aksara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s