HANYA RINDU YANG SETIA MENUNGGU

ruang yang kosong ini tak pernah berpenghuni semenjak kehilangan seseorang yang begitu saja mati. ada secercah pelita, yang mengebiri derita itu agar tak larut-larut. tapi tetap saja, duka selalu mengetuk kepala ketika sepi mengitar. memanjakan rindu keterlaluan yang selalu menanyakan kamu kapan datang. meski demikian, aku selalu berusaha acuh dan tak berperasaan. tapi, bukan hati namanya jika tak bisa kembali mengorek luka lama itu untuk bisa diingat.

sadarkah kamu? aku kedinginan. menunggumu di bawah hujan air mata yang terus mendung di kelopaknya. aku kehilangan mantel tebal dan payung besar. aku kehilangan apa pun yang disebut pelindung termasuk rasa. aku kehilanganmu juga rasamu yang tertebas jarak hingga tak merasakan apa pun sekarang. kamu sekarat, dibawa besi berkarat menjauh dari pelukku yang mungkin khianat. atau kamu yang lebih berkhianat? ntah …

sesekali mungkin perlu kita koreksi, berapa puluh air mata yang terpasung di bawah derita. apa yang sia-sia tapi masi tetap dijaga atau lebih tepatnya menunggu kamu pulang untuk mencekik perasaanku agar benar-benar binasa. mungkin itu sia-sia, juga rindu yang setia ini. hanyalah kesia-siaan, yang harus aku bunuh secara perlahan.

aku sadar dengan sepenuh perasaan. ada yang hilang kali ini di antara rindu yang dulu masih aku jaga dan rasakan. ada yang bergolak dan merusak. ada di matamu. jika yang lebih berarti kini bukan cinta sejati. tetapi lebih bodoh dari itu. percayalah aku sudah mencoba membunuhmu meski dengan susah payah aku membendung air mataku agar tidak jatuh dengan sia-sia. tak usah berprasangka, aku akan mencoba meski itu susah.

hanya rindu,
hanya itu,
dan aku akan mencoba menumpasnya. membunuhnya. untukmu, bukan … bukan …

untukku saja.

terima kasih.

– perempuan aksara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s