Kutiup Doa Lewat Kata

waktu merampas jarak dan sekat yang tak sedikit itu, adekku. berbagai peringatan dan perayaan menjadi sebuah struktur alamiah yang sesak di almanak setiap tahunnya. datang dan hilang, pulang dan kembali. ada pesan terlontar dari setiap peristiwa yang diperingati.

dan malam ini, sebuah pesan dari ribuan ingat mencoba mendobrak ketenangan dalam setiap kekata. aku merajut bilah-bilah kalimat ini sebelum pukul nol nol. berharap akan menjadi hadiah perayaan pertambahan usia untukmu yang keduapuluh-katamu. tidak ada lilin yang akan kamu tiup, tidak ada kue cokelat dengan namamu yang tersemat, tidak juga sebuah boneka teddy bear besar yang akan menjadi temanmu merajut mimpi.

hanya sebuah doa, kado ikhlas yang tak berbentuk apa-apa. yang akan kamu nikmati ntah kapan tetapi akan selalu kamu kenangkan sebagai hadiah terbaik sepanjang usia. aku tidak akan memperpanjang kalimat ini, tidak juga akan mencatat apa itu doa yang aku pinta. hanya sebuah peluk dari jarak ribuan kilometer, hanya sebuah bisikan doa-doa panjang untuk mengantarmu ke usia selanjutnya dengan doa yang lebih banyak dan mulia.

selamat ulang tahun, adekku sayang. segala rupa, warna dan cinta semesta untukmmu.

– perempuan aksara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s