PERIHAL MENCINTAI

Tubuhku adalah lautan lepas yang mampu menenggelamkanmu dalam peluk-peluk resah di malam gigil. Dia juga mampu menjadi sebuah nyanyian pilu nyiur-nyiur kesepian di setiap teluk yang tak berpenduduk. Ada kalanya kamu akan ikhlas bermain-main di pinggirnya, sampai kamu lupa ombak telah membawa desah percintaan yang terus menerus menelanmu secara perlahan. Mungkin kamu juga lupa, bahwa tubuhku adalah dermaga untuk rindu yang lupa bersauh. Tempat air mata dan mata air yang setiap harinya merintih-rintih.

Mungkin kamu lupa, sepasang lenganku pernah menjadi sebuah pusara air matamu yang manja. Ketika hujan bulan Juni merampas seluruh duka di dadamu yang luka. Pundakku dengan ikhlas menyamankan isi kepalamu yang lara. Kala itu, aku masih mencintaimu dan isi kepalamu, juga laramu yang keterlaluan itu. Bahkan terkadang, aku bertanya-tanya pada diriku sendiri. Apakah benar, cintaku sedemikian pekatnya kepadamu? Keabadian seperti apa yang dijanjikan hingga aku terus mencandui apa yang kamu punyai?

Tetapi, aku lupa.

Mencintai berarti mengikhlas apa-apa yang aku punya. Semakin mencintai, tusukan luka itu semakin dalam menghujani. Peluk-peluk hangat itu kini menjadi luka-luka menyayat. Pun air matamu yang kering di pundak itu, kini menjadi air mata yang aku rawat setiap malam. Kesepian berkelebat, angan tentangmu datang dan pulang secara acak. Mencintai berkamuflase menjadi ratapan miris hari ini. Bahkan aku lupa bahwa diriku adalah lautan. Dan kamu adalah seseorang yang ikhlas terseret ombaknya.

Tetapi, kini aku.

Hanyalah nyiur-nyiur kesepian, di teluk yang tak berpenduduk dan terasingkan.

– Perempuan Aksara

2 tanggapan untuk “PERIHAL MENCINTAI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s