TENTANG RASA

bolehkah aku jujur?
mengapa jantung berdetak lebih keras dari sebuah iba yang menggertak denting-denting parau. lebih keras dan lekas dari apa apa yang tak aku kira.
aku tak tahu mengapa, sejauh apa dan bagaimana. semesta memporak porandakan rasaku seketika. menyisipkan lekas-lekas udara dingin yang sektika membeku pada tatap pertama.

ah … kau pura-pura hati. kau mengoyak-moyak seluruh harap, menjelajah dengan tabah sepersatu dari sekian ribu luka-luka yang bersahutan. aku pernah merasa ini sebelumnya, tetapi ini lebih dari itu semua. lebih kuat dan lebih terasa menyesakkan jika tak lagi mampu aku menatap sepasang rindu di tatapnya.

mungkin benar, rasa adalah soal perasaan. tetapi kau benar. benar benar membuat rasa dan perasaan seketika ikut andil dalam perayaan.

aku ingin mengatakan ini, tanpa apa-apa yang menghalangi. tanpa apa-apa yang rapuh dan menyakiti. tanpa aba-aba seperti rasa yang tetiba menyisip. seperti aku.

– perempuan aksara.

Pesta, Rabu 19 Juni 2019.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s