PADA DINI HARI BEGIN

gerah, dan rindu yang gagal menjadi temu

sebuah tawa palsu yang tertawan dari bibir perawan

juga sepi yang nestapa diujung jemari resah

     pada dini hari begini. aku memilih diam pada kecewa yang menjemput rinduku hingga piatu. perasaan hampa dan luka menguar pada detak yang menertawakan rasa rindu ini hingga perih terturih. aku di sini, pada setiap lelah yang membuat aku atau kamu berjarak. aku di sini ketika sakitmu belum jua terobati. juga, aku di sini ketika bingungmu silih berganti. tetapi, kamu di mana? ketika aku sedang ingin kamu cintai?

     kita tercipta dari dua kepentingan yang berbeda, waktu yang menyeret kita hingga sedemikian jauh hanyalah kebetulan sebab kita menjalani dengan keterpaksaan. aku berduka sendirian. ketika seluruh dunia memintaku untuk memilih yang lain, hati adalah satu-satunya nyawa yang aku percayai bahwa memilihmu aku tak akan salah mencintai. keyakinan tertumbuk pada nurani dengan pasti, menlenyapkan seluruh prasangka kepada yang lainnya sebab kamu adalah apa yang aku miliki tanpa aku ragukan kembali.

     tetapi, derita melebamkan jantungku yang mengurai keyakinan. pada dinding kecewa yang bertubi, luka menjelma menjadi bara api. ketika tawa palsu tersungging dari hati yang kecewa, saat itulah aku lantas memudarkan segala asa dan rasa yang kepadamu memihak. aku memikul beban sendirian, sedangkan kamu berbahagia dengan caramu yang mulai tak aku mengerti arahnya. apakah kita benar-benar sudah pada keyakinan tidak lagi saling perduli?

     mungkin demikian. ada baiknya semua memang terjalin tanpa kepastian sebelum semua dipastikan dan hanya menyebabkan kesakitan. maafkan untuk setiap lara dan luka yang menjatuhkan setiap ranting bunga yang telah mekar. aku adalah apa yang kamu cintai dengan setengah hati meskipun aku merindui dengan setengah mati.

– perempuan aksara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s