Ingin Kucuri Kecupmu yang Malang

Aku selalu ingin mencuri kecup di setiap risau dalam hatimu. Aku selalu ingin membuat risau itu menjadi senyum-senyum dan ingatan tentang aku yang tidak pernah berniat meninggalkan kita, sebagai dua jiwa yang meregang derita tersebab jarak. Kekasihku, waktu tak pernah bercanda mengenai temu dan ruang yang telah dia siapkan. Merupa apa pun dan bagaimana pun, pertemuan adalah kerinduan yang sudah tidak lagi dapat dimaknai. Dan aku selalu ingin kamu berbaik sangka kepada jarak dan kerinduan, sebab tanpanya kita bukanlah apa-apa.

Kekasihku, ingin aku nikmati waktu panjangku untuk memulangkan kepala kepada pundakmu. Menikmati setiap lelap di dalam dekap dan detak jantung yang selalu aku rindukan. Matamu yang lelah pada pukul sebelas dan candaan sebelum mata menemukan kegelapan. Aku selalu ingin mencuri kecup di balik matamu yang terkadang hujan, sebab menjadi manusia katamu adalah kewajiban yang tak pernah berhenti dilaksanakan.

Kamu selalu bercerita bahwa rindumu sudah tidak lagi mampu bersabar menunggu pertemuan dengan berdebar. Ingin aku ulang menatap sepasang manik matamu, melarutkan lelahku di sana dengan perasaan bahagia bahwa aku adalah salah satu pemilik mata itu setelah kamu. Percayalah kekasihku, di waktu sepi begini aku selalu ingin ada di sampingmu. Menjemput lelah di pundakmu dan menggantinya dengan bahagia yang tak berbatas apa-apa. Memberimu cerita tidak penting, memberikan kecup yang tak akan kamu lupa lalu membiarkanmu rebah dipelukku yang melapang.

Selamat malam sayang, jangan lupa kecupan itu dikembalikan. Aku menunggumu di batas mimpi dan kenyataan, sebagai insan yang tak sabar dipertemukan.

-perempuan aksara.

5 tanggapan untuk “Ingin Kucuri Kecupmu yang Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s