Merayakan Patah Hati

Malam ini kamu terbangun dari tidur setelah memimpikan seseorang di masa lalu. Kamu melihat jam di dinding sekilas. “Masih pukul dua belas,” gumammu. Lalu pandanganmu turun ke beberapa foto yang sengaja kamu bingkai dan kamu letakkan di bawah jam dinding. Seseorang dengan matanya yang indah tersenyum dengan menampakkan giginya yang putih. Sekilas kamu tersenyum, orang itu yang datang ke mimpimu. Memberikanmu senyuman yang persis dengan foto tersebut.

Dalam mimpimu, dia tersenyum ikhlas. Tidak merasa terbenani dengan apa pun yang dia rasakan. Barangkali, senyuman itu yang selalu kamu rindukan. Senyuman yang mampu memporakporandakan perasaanmu setiap kali kamu dan dia bersama. Atau malah, senyuman itu yang sebenarnya membuatmu selalu merasa jatuh hati kepadanya sampai saat ini.

Tetapi, setelah kamu membuatnya kecewa beberapa waktu lalu. Senyumnya bukan lagi milikmu. Rinduya bukan lagi sesuatu yang membuatnya tergesa-gesa untuk menemuimu. Kamu bukan lagi seseorang yang spesial. Kini kamu hanyalah orang yang hanya mampu merindukannya, mencintainya dalam kebisuan dan mendambakannya dalam ketidakmungkinan yang selalu kamu harap.

Malam ini kamu tertawa di atas kesakitan perasaan kamu sendiri. Menatap ponselmu yang menampakkan foto-foto kamu dan dia tertawa, tersenyum penuh cinta dan kasih. Perasaanmu teriris, air matamu terjatuh. Betapa dahulu kamu dan dia adalah pasangan yang saling melengkapi tanpa pernah berpikir perpisahan. Selalu bersama dalam setiap kesempatan dan saling memeluk ketika salah satu di antata kamu dan dia terjatuh.

Barangkali ini adalah sebuah kisah atas perasaan yang sebelumnya utuh dan kini menjadi separuh.

– perempuan aksara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s