CORONA MERUBAH WAJAH DUNIA

Virus corona di Indonesia hari ini sudah mencapai angka enam puluh ribu kasus, yang artinya Indonesia menempati ratting dua puluh delapan untuk kasus yang terjadi di seluruh dunia.

Sudah hampir lima bulan masyarakat Indonesia diresahkan dengan adanya virus yang membuat penderitanya sesak napas atau mati secara tiba-tiba. Masyarakat yang tadinya damai dan tentram dengan semua aktifitas di luar rumah, mau tidak mau harus menerima kenyataan bahwa seluruh kegiatan mereka lumpuh seketika. Baik disektor pertanian, makanan juga jasa. Anak sekolah diliburkan begitu saja selama berbulan-bulan dan pegawai yang harus bekerja di rumah (wfh) demi mengurangi angka persebaran. Akibatnya banyak masyarakat yang harus dirumahkan, diberhentikan secara tiba-tiba dari perkerjaannya atau diberhentikan dengan berbagai alasan. Sektor perekonomian yang terguncang dengan banyak masyakarat menganggur sedangakn kebutuhan untuk membeli ini dan itu sangatlah banyak. Hal ini diperparah dengan angka kriminalitas di tengah masyarakat semakin banyak. Mereka menghalalkan segala cara agar dapur tetap ngebul tanpa berpikir bagaimana masyarakat lain bertahan hidup.

Faktor lain yang terjadi di tengah masyarakat adalah kesenggangan. Waktu menggulung setiap kebiasaan, mereka dituntut untuk tetap di rumah saja dan tidak boleh menemui siapa pun sekali pun itu saudara. Kegiatan yang bersipat kebersamaan dan perkumpulan dihapuskan begitu saja dari agenda bulanan. Hal ini membuat masyarakat menjadi independen dan merasa bahwa mereka mampu tanpa orang lain. Parahnya lagi, mereka yang dari berpergian jauh tidak boleh langsung berbaur dengan yang lain, akibatnya mereka menjadi terasing dan dikucilkan dari teman-temannya. Meski tekhnologi di jaman sekarang cukup membantu untuk berkomunikasi, tanpa adanya temu dan saling tatap secara langsung semua itu tetap terasa jauh.

Virus corona benar-benar merubah setiap kebiasaan masyarakat Indonesia. Baik dari segi sosial dan ekonomi semua terkena dampak. Lalu, apakah semua ini akan tetap demikian?

Saya harap tidak, semakin ke sini masyarakat semakin bisa untuk menjaga kesehatan untuk dirinya sendiri. Dengan mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah untuk mencuci tangan dengan sabun setelah memegang apa pun, juga menggunakan masker ketika berpergian. Mungkin hal tersebut tidak bisa menyembuhkan. Tetapi setidaknya bisa mengurangi angka persebaran yang terjadi di tengah masyarakat. Mungkin untuk sekarang bukan hanya pemerintah yang melakukan setiap perubahan, tetapi juga masyarakat. Sebab segala hal harus dimulai dari diri kita sendiri untuk menuju new normal yang benar-benar sudah dipersiapkan sejak dini.

– perempuan aksara.

2 tanggapan untuk “CORONA MERUBAH WAJAH DUNIA

  1. Saya rasa, selain menjaga kesehatan kita, kita pun harus belajar untuk beradaptasi dengan cepat dan segera. Situasi seperti ini tidak menunggu kita untuk diam, tapi bergerak dan menyesuaikan.
    Terima kasih atas tulisannya yang renyah.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s