Selamat Melaksanakan Ibadah Rindu

Ini hari libur, tapi tidak dengan rindu.

Rindu adalah pekerjaan rumah, serupa mencuci baju atau menyapu lantai, menyiram tanaman juga membereskan tempat tidur. Rindu adalah pekerjaan yang tidak pernah mengenal tanggal merah dan hari minggu.

Merindukanmu, misalnya. Waktu duapuluh empat jam adalah menit-menit yang tidak mampu meruntuhkan rindu, tetapi seperti membangunnya menjadi bola besar yang nantinya akan menenggelamkan secara perlahan.

Aku ingin menemui kekasihku sebenarnya. Melaksanakan pekerjaan rindu dan melakukan ibadah yang melengkapi rindu itu. Seperti berpelukan, berciuman atau meminum teh sambil berbincang-bincang. Seperti apa pun rupa rindu, ibadah rindu adalah obat dari segala sakitnya.

Bagaimana jika malam ini saja?

Aku bawakan makanan juga pelukan dan yang tidak aku lupa, senyuman juga baju ganti barangkali malam ini aku lembur karena banyak ibadah rindu yang harus aku selesaikan.

– perempuan aksara

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s