Sajak Sepi

malam dan panggilan-panggilan telpon yang diabaikan.
rindu-rindu yang berhamburan
juga ingatan buruk yang tercecer di tepi ranjang
aku ingin mengutuk nasib buruk
juga berita buruk yang menghancurkan
diriku juga kau, kekasih.
yang selalu melumat habis percaya
pada rongga dada hingga alfa.
ini bukan perihal bohong dan posesif
tapi untuk tubuhmu yang lapang,
tak aku izinkan siapa pun menginap
dan menetap. kecuali
aku.

– perempuan aksara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s