Aku Menitip Pagi Pada Buburmu

pagi dan ingatan panjang
tentang seseorang.

aku mengambil kata-kata
dari bibir kekasih, untukku
tanam dalam ingatan yang
mudah lupa.
menjadikannya satu dengan
wajah dan senyummu yang
tak pernah tanggal sekali pun
tanggal merah.

aku menatap lekat bayangan
rindu-rindu yang terbang
melayangkan waktu, mengingat
saksama matamu juga kata-
kata yang kamu titip pada
buburku.

ada yang abadi dalam matamu,
kekasih. ada yang abadi pada
bibirmu-
tawamu selepas menciumku sebelum
perpisahan, di pagi hari. selepas
bubur dalam mangkok tumpah
ke dalam perutmu yang lupa
lapar.

– perempuan aksara.

4 tanggapan untuk “Aku Menitip Pagi Pada Buburmu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s